Pernahkah anda mengalami masalah dengan pc anda yang lambat, ngelag atau sering hang?
Optimasi dan mengatur komputer
sangat diperlukan sebagai efisiensi untuk membuat komputer anda benar benar
berfungi, berguna sebagaimana anda memanfaatkannya. Hal yang perlu anda lakukan
sebagai langkah mengoptimalkan komputer adalah ketika anda baru memasang aplikasi
atau program di komputer anda.
Ada beberapa pertanyaan
penting ketika anda menginstal aplikasi atau program dikomputer anda yaitu: 1)
apakah program tersebut berguna dan penting bagi anda? ; 2) apakah program
tersebut kompatibel atau cocok bagi komputer anda? ; 3) apakah program tersebut
langsung berjalan ketika anda baru menghidupkan komputer anda? ; 4) seberapa
seringkah anda membuka program tersebut?
Maka ketika telah menginstal
atau memasang aplikasi tersebut ke komputer maka anda perlu memerhatikan proses
dari aplikasi atau program tersebut mulai dari startupnya, servicenya, atau
processnya itu sendiri agar anda dapat mengatur setelan yang cocok untuk
mengoptimalkan aplikasi tersebut sesuai kehendak dan keperluan anda.
Berikut cara yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan, mempercepat, dan meringankan kinerja komputer anda (untuk windows), dengan cara sederhana tanpa bantuan aplikasi lain.
1. Menghapus file temporary
Temp adalah file-file yang digunakan sementara (Temporarily). File-file di Folder Temp rata-rata tidak terhapus dengan sendirinya, sehingga terkadang memenuhi penyimpanan. Berikut cara menghapus nya:
1) Klik windows+R pada keyboard untuk membuka pintasan RUN.
2) Ketik %temp% pada tittle box di samping text Open, lalu klik OK.
3) Muncul folder Temp, hapus semua file dan folder pada folder tersebut, lalu bersihkan recycle bin anda.
2. Menonaktifkan service background atau aplikasi di belakang layar dengan msconfig
Service di Windows adalah program yang berjalan dibelakang layar (background) dan tidak memiliki tampilan apapun, tugasnya adalah melayani operasional dari sistem operasi dan software – software yang berjalan. Service dapat diperlukan dan juga tidak diperlukan bagi anda. Berikut cara menonaktifkannya:
1) klik windows+R pada keyboard untuk membuka pintasan RUN.
2) ketik msconfig pada tittle box di samping text Open, lalu klik OK.
3) Muncul program klik tab service lalu klik ceklis hide all Microsoft service untuk hanya menampilkan program yang berjalan selain dari system Microsoft sendiri.
4) lalu hilangkan ceklis pada service atau program yang tidak digunakan, jika anda jarang melakukan update hilangkanlah ceklis pada service atau program yang menjalankan update untuk software tersebut.
5) Klik ok jika telah selesai.
6) Anda dapat memilih restart sekarang (disarankan) atau restart nanti.
3. Menonaktifkan aplikasi startup yang tidak digunakan.
Startup adalah aplikasi atau program
yang otomatis berjalan ketika anda baru saja menghidupkan komputer, aplikasi
ini dapat berguna ataupun tidak sesuai kebutuhan anda, startup diperlukan agar aplikasi
atau program yang kita gunakan berjalan dan selesai agar anda tidak perlu lagi membuka
aplikasi atau program tersebut lagi. Berikut cara menonaktifkan aplikasi atau
program startup ini :
a. Dengan msconfig
1) Klik windows+R pada keyboard untuk membuka pintasan RUN.
2) Ketik msconfig pada tittle box di samping text Open, lalu klik OK.
3) Muncul program klik tab startup.
4) Lalu hilangkan ceklis pada program
yang tidak digunakan.
5) Klik ok jika sudah selesai.
b. Dengan task manager (khusus windows 10 & windows 8)
1) Klik ctrl+shift+esc pada keyboard untuk membuka pintasan Task Manager.
2) Muncul task manager klik tab startup
3) lalu pilih program yang tidak digunakan dan klik disable di bagian pojok kiri bawah program.
Program yang sudah dinonaktifkan akan tampak seperti ini.
4. Menutup program yang berjalan dibelakang layar dengan task manager.
Task Manager adalah program indikator
dari windows untuk memonitoring dan melihat serta mengatur aplikasi atau
program yang berjalan pada komputer, ini berfungsi untuk mengecek dan menonakifkan
aplikasi dan program yang tidak kita gunakan. Berikut cara menonaktifkan
aplikasi atau program di task manager:
1) Klik ctrl+shift+esc pada keyboard untuk membuka pintasan Task Manager.
2) muncul program klik tab details(windows 10 & windows 8) atau processes(windows 7 kebawah).
3) lalu pilih program yang tidak digunakan dan klik kanan dan klik end process untuk menghentikan program tersebut.
1 5. Mematikan efek visual grafis
Visual Effect atau efek visual adalah tampilan yang terdapat pada windows untuk menambah kesan indah, biasanya visual effect yang aktif akan menambah kinerja komputer anda karena visual effect ini menggunakan grafis, visual effect ini dapat diatur untuk mengurangi beban kinerja komputer anda. Berikut cara mengatur visual effect ini:
1) Klik kanan pada This PC atau My Computer lalu klik properties.
2) Klik Advance system setting pada menu kiri tampilan properties.
3) Muncul jendela system properties di tab advance klik settings pada menu performance.
4) Lalu akan muncul jendela Performance Options pada tab Visual Effect muncul pilihan
a) Let Windows choose what’s best for
my computer
b) Adjust for best appearance
c) Adjust for best performance
d) Custom
Pilih pilihan diatas
untuk mengatur efek visual.
5) Jika anda memilih Custom anda dapat menyesuaikan sendiri efek visual apa yang akan anda aktifkan dan matikan. Hilangkan centang untuk mematikan efek visual ( meringankan kinerja )
6) Klik apply atau ok untuk menerapkan setting yang anda lakukan.
7) Lalu keluar jika telah selesai.
1 6.Mendefragmentasi (Hard Disk Drive)
Disk
defragmenter adalah suatu program yang berinduk pada sistem operasi komputer
(OS) yang berguna untuk menyusun kembali file-file yg diperbaharui atau yang telah
di install baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Jika anda membuka file apapun
maka secara otomatis windows akan bekerja atau mengambil ruang secara otomatis
dalam penempatan ruang atau bagian partisi dalam hardisk.
Defragmenter
mempunyai fungsi untuk menjaga kestabilan PC dan keadaan hardisk kerana
defragmenter mampu menyatukan atau menngatur boot sector dalam hardisk ataupun
error program, jadi windows yang kita pakai sekarang ini sangat baik terhadap
penggunanya dengan tools-tools yg berguna dalam menjaga hardware.
Windows tidak
dapat menguruskan kembali file-file secara otomatis (tanpa bantuan
defragmenter) file yang telah di delete, di copy maupun dibuka. Maka dengan itu
windows menyediakan recent documents (open file history) dan system restore
point untuk mengulangi jika dalam proses defragmenting tidak dapat ditata
kembali. Berikut cara mendefragmentasikan partisi anda:
1) Klik windows+R pada keyboard untuk membuka pintasan RUN.
2) Ketik dfrgui pada title box disamping text open, lalu klik ok
3) Akan muncul jendela Optimize Drives klik drive atau partisi sistem yang diinstasi windows juga partisi lainnya dan klik Optimize
4) Tunggu hingga proses selesai dan di current status muncul (*% fragmented)
Ketika defragmentasi selesai akan terlihat current status seperti ini.
Anda bisa melakukan ini pada semua partisi anda. Perlu diingat defragmentasi hanya dilakukan pada Hard Disk Drive (HDD). SSD, Flash Disk dan sejenisnya tidak disarankan.
5) Klik close untuk keluar dari program ketika sudah selesai,
6) Lakukan restart pada komputer atau laptop anda.
Itulah berbagai cara untuk mengoptimalkan dan mempercepat kineja sistem komputer atau laptop anda, cara ini tidak satupun menggunakan aplikasi pihak ketiga, hanya menggunakan program bawaan windows itu sendiri.
Semoga bermanfaat.

0 Komentar